Text
RUMAH RAKYAT I MEMBANGUN RUMAH SEMIPERMANEN RENCANA DAN BAHAN-BAHAN YANG DIPAKAI
Menurut catatan resmi, sejak tahun 1980 dan selanjutnya masyarakat indonesia akan tetap mengalami kekurangan ruman tinggal sebanyak satu juta buah setiap tahun. Kekurangan ini semakin memberigkak akibat lajunya pertambahan penduduk 4% setahun. Itu berarti menambah ketinggalan setiap tahun sebanyak 250.000 rumah. Belum lagi diperhitungkan banyaknya rumah lama yang rusak dan lapuk. Ditaksir sebanyak 700.000 buah setiap tahun.
Data di atas sedikit-banyaknya memberi gambaran yang tidak seimbang antara pertambahan penduduk dan pembangunan rumah tinggal. Pembangunan rumah bagaimana pun pesatnya, tidak dapat mengejar ketertinggalan dengan lajunya penduduk. Gambaran itu memang merupakan gambaran suram dari situasi perumahan kebanyakan orang Indonesia, yang tercekam dalam proses kemiskinan struktural. Masalah perumahan rakyat tetap merupakan masalah sosial yang sangat rawan, biarpun temyata setiap tahun orang Indonesia mampu membangun 80.000 rumah. Rumah Rakyat diterbitkan dalam dua jilid. Jilid pertama mengkhususkan perhatian pada
seluk-beluk membangun rumah setengah batu atau rumah semi-permanen. Sedangkan jilid
dua memperhatikan rumah panggung. Rumah Rakyat banyak berurusan dengan papan,
yang penggunaannya dipemitungkan secara terperinci dalam buku ini, isi buku ini sangat membantu rakyat banyak dalam perjuangan membangun rumah sendiri, lingkungan yang menjanjikan kebahagiaan keluarga.
Siswa sekolah teknik dan mahasiswa jurusan arsitektur dapat pula memanfaatkan isi buku ini dalam usaha mereka menguasai dunia arsitektur yang disesuaikan dengan lingkungan Indonesia.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain