Art Original
Sejarah Nasional Indonesia dan Umum untuk SMU Kelas 2
Nasionalisme selalu menarik untuk dipelajari. Mungkin Anda pernah mendengar atau membaca, bagaimana rakyat Korea berdemonstrast menentang penerbitan buku pelajaran sejarah untuk siswa di Jepang. Para demonstran mendapati manipulasi fakta sejarah dalam buku itu, Kebiadaban bala tentara Jepang saat Perang Dunia II dirasakan oleh rakyat Korea, Indonesia, dan rakyat di wilayah jajahan Jepang.
Barangkalt orang Jepang yang menulis sejarah tentang Perang Dunia II. bermaksud mengisolasi generasi muda Jepang dari lembaran hitam sejarah Jepang. Boleh jadi, hal serupa dialami oleh penulis sejarah dari Italia. Spanyol. Portugis. Prancis, Inggris, Jerman, Rusta, atau Belanda. Penulis sejarah yang bangsanya pernah menjadi penjajah, pasti pernah mengalami ketegangan butin, apakah dia akan menulis fakta sejarah seadanya demi nilat kemanusiaan yang universal, ataukah menyamarkan fakta sejarah demi harga diri bangsanya?
Historiografi (penulisan sejarah) memang selalu subyektif. Artinya. setiap penulis sejarah harus memilih sudut pandang tertentu berdasarkan kepentingan tertentu pula. Mengingat hal ini, para pembaca harus kritis dalam mempelajari naskah sejarah. Kritis dalam arti, membandingkan sebanyak mungkin sudut pandang historiografis supaya informasi tentang fakta yang sedang dikaji menjadi lebih lengkap, schingga semakin mendekati kenyataan sebenarnya.
Sikap dan tindakan kritis dalam mempelajari dan menulis sejarah. memerlukan kejujuran dan keberanian. Tanpa sifat jujur dan berani. penulis maupun pembaca sejarah akan kehilangan manfaat historiografi. Hakikat historiografi adalah menyajikan fakta yang akan diambil hikmahnya agar dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masa kini dan masa depan.
Berdasarkan cara pandang kesejarahan seperti inilah. kami mengharapkan Anda, siswa SMU kelas 2. dapat mengapresiasi nasionalisme Indonesia, khususnya pada masa pergerakan nasional dalanı rangka merintis kemerdekaan. Semoga buku ini bisa menggugah semangat juang Anda sebagai generasi muda Indonesia untuk mengisi kemerdekaan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain