Text
SERI TOKOH DUBNIA 14 ABRAHAM LINCOLN
Di Ibukota Amerika, Washington, terdapat bangunan putih ala istana dewa Yunani, tempat peringatan Lincoln. Bangunan ini sama dengan patung Liberty yang berdiri di New York, di- anggap sebagai lambang kebebasan. Banyak perkumpulan di Amerika yang memperjuangkan kebebasan, sering berkumpul di depan bangunan ini.
Di tengah-tengah perang Utara dan Selatan, Lincoln membebaskan budak kulit hitam, agar mereka kembali hidup bebas, dan menekankan kembali deklarasi kemerdekaan yang berpan- dangan politik: 'Milik rakyat, diatur rakyat dan dinikmati rakyat', serta memastikan makna ke- bangsaan yang sesungguhnya. Dua peristiwa ini membuat Lincoln menjadi Presiden Amerika yang agung sepanjang sejarah, juga Presiden yang dihormati dan disukai oleh orang.
Perang Utara Selatan dan Pembebasan Budak
Karena di tengah-tengah perang Utara Selatan Lincoln mengumumkan pembebasan budak, banyak orang salah mengerti, mengira tujuan perang ini adalah pembebasan budak. Sesungguhnya, kendati dasar sanubari Lincoln membenci sistem perbudakan dan bersumpah akan sekuat tenaga membebaskan perbudakan. Namun di sisi lain, dia beranggapan, Amerika yang kaya dan bersatu, tidak boleh pecah akibat sistem perbudakan. Maka sebelum terpilih menjadi Presiden, dia selalu serius berusaha menghindari perpecahan. Tak terduga dengan erpilihnya dia sebagai presiden, membuat Selatan memisahkan diri. Untuk mencegah perpe- cahan ini, Lincoln terpaksa menyatakan perang dengan Selatan.
Tidak tersedia versi lain