Text
IMAJI DAN IMAJINASI
Imajinasi memang sering keliru ditafsirkan. Daerahnya dibatasi tak lebih jauh dari fantasi dan khayalan.
Akibatnya, kekuatan imaji sebagai karakter fundamental pemikiran dan metodologi dikesampingkan dari wilayah ilmu-ilmu pengetahuan. Buku ini menghadirkan kembali karakter tersebut, mempertajam pemahaman kita akan imajinasi, serta membuka sebuah khazanah yang selama ini tersembunyi di balik pemikiran manusia.
Melalui perspektif postmodern, buku ini mengkaji ulang pertanyaan-pertanyaan menggelitik seputar proses pengetahuan manusia. Pengetahuan bukan hanya dilahirkan oleh rasio, melainkan oleh bayangan imaji- imaji yang demikian kuat, juga di dalam proses berpikir manusia. Dengan itu penulis serentak merancang sebuah sketsa ke arah Filsafat Imajinasi, sebuah pemikiran yang mengandalkan dan mengolah kolase imajerial realitas. Bila selama ini lebih sering dilihat sebagai faktor sampingan, sudah saatnya kini imaji dan imajinasi kita perhitungkan sebagai titik sentral dalam ilmu pengetahuan.
Tidak tersedia versi lain