Text
NASIHAT NASIHAT SANG SUFI
Inti dari seluruh ajaran agama adalah bagaimana menjadi kan perilaku manusia berada di bawah kendali ruhnya yang suci. Pada hakikatnya, baik-buruknya perbuatan manu sia amat ditentukan oleh motif atau dorongan yang ada di da lam hatinya. Oleh karena itu, upaya untuk mengenali diri meneliti apa-apa yang tersimpan di dalam hati, membersih kannya dari kotoran-kotoran jiwa, dan mengisinya dengan berbagai niat yang bersih, merupakan sesuatu yang amat penting. Persoalan inilah yang menjadi perhatian utama se orang sufi besar Baghdad, Al-Muhasibi
Dia adalah Abu Abdillah al-Harits bin Asad al-Muhá-sibi al-Bashri, wafat di Baghdad pada tahun 243 Hijriah. Ia dikenal sebagai seorang pakar di bidang hadis, fikih, tasawuf dan ilmu kalam. Dalam masing-masing bidang tersebut, ia menulis banyak karya yang keseluruhannya tak kurang dari 200 buku. Julukan "al-Muhasibi" diberikan kepadanya kare na kuatnya dalam melakukan muhasabah, yakni mawas diri, dan perhatiannya yang besar pada kesempurnaan jiwa.
Buku ini berisi 41 nasihat yang memperingatkan may nusia agar menghindari perilaku-perilaku yang men kan rusaknya jiwa dan kepribadian. Sebagai seorang mu jiwa, tak lupa ia selalu menyertakan berbagai meto nyembuhannya demi mencapai kesempurnaan jiwa itu
Tidak tersedia versi lain