Text
EKSPEDISI BUKI KAJA
Ain meringis menahan sakit. la ingat sekarang, seseorang telah mendorongnya!
Detik berikutnya ia tertegun. Tak jauh darinya duduk, seseorang muncul dari balik semak-semak. Seorang berkulit hitam, berambut keriting lebat, yang hanya menutupi tubuhnya dengan celana dari kulit!
Ain tercekat. Orang itu mulai berjalan pelan ke arahnya, perlahan-lahan. Ia menggeser kakinya tanpa melepas tatapannya pada Ain. Di tangannya sebuah tombak mulai diacungkan tinggi-tinggi, siap dilemparkan setiap saat.
Jantung Ain mulai berdegup kencang. Ekor matanya kembali melihat seorang muncul lagi dari balik semak itu. Lalu seorang lagi muncul...seorang lagi...seorang lagi...hingga 10 orang lebih telah berada di hadapannya!
Ain menelan ludah. Ia tak tahu harus berbuat apa! Tubuhnya masih menyisakan rasa sakit. Ia hanya membiarkan tubuh-tubuh itu semakin mendekat, dan terus mendekat....
Tidak tersedia versi lain