Text
PENDEKATAN KETRAMPILAN PROSES
AKHIR-AKHIR ini pembaruan sistem pendidikan mendapat banyak sorotan. Banyak pihak merasa tidak puas lagi dengan cara belajar yang tradisional. Begitu pula dengan cara mengajar yang konvensional. Proses belajar DDCH (Duduk, Dengar, Catat, dan Hafal) dinilai tidak cukup efektif dan efisien untuk membina murid-murid menjadi manusia kreatif kelak. Dengan bantuan para ahli, Pusat Pengembangan Kurikulum Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, memperkenalkan suatu pendekatan baru, yang mendobrak cara belajar tradisional. Peranan guru dalam "mengkreatifkan" murid sangat menentukan keberhasilan pende- katan baru.
Buku ini disusun oleh sebuah tim dari Pusat Pengembangan Kurikulum, yang sehari-hari terlibat dalam usaha menemukan cara belajar baru, yang terkenal sebagai CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif). Mereka mengajukan suatu alternatif pendekatan kepada para guru: pendekatan ketrampilan proses (Bab III). Bab IV sampai Bab X berisi petunjuk-petunjuk kongkret bagi para guru untuk menerapkan pendekatan ketrampilan proses dalam pelbagai situasi di sekolah dan di luar sekolah. Selain itu tim penulis dalam kata pengantar menekankan bahwa keberhasilan pendekatan baru ini sangat tergantung pula pada semua jajaran pendidikan yang mau memahami dan melaksanakannya.
Karena itu, informasi dalam buku ini bukan saja penting untuk para guru (terutama guru sekolah dasar dan menengah), tetapi juga bagi calon guru, mahasiswa jurusan IKIP, kepala sekolah, penilik pengawas, pembina, dan pengelola pendidikan. Sebuah bukk pedoman untuk memasyarakatkan cara belajar secara akt generasi muda, harapan bangsa
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain